SEBUAH penelitian mengatakan mengonsumsi kentang goreng atau keripik kentang terlalu banyak akan beresiko memicu penyakit diabetes bagi wanita hamil."> SEBUAH penelitian mengatakan mengonsumsi kentang goreng atau keripik kentang terlalu banyak akan beresiko memicu penyakit di" />
Home
 
Ini Bahaya Santap Keripik Kentang Bagi Ibu Hamil

Jumat, 29/01/2016 - 08:02:58 WIB

SEBUAH penelitian mengatakan mengonsumsi kentang goreng atau keripik kentang terlalu banyak akan beresiko memicu penyakit diabetes bagi wanita hamil.

Ini peringatan bagi ibu hamil. Kentang goreng ataupun keripik kentang ternyata berbahaya untuk kesehatan kala sedang mengandung. Temuan ini dilaporkan tim dari Culilin Zhang dari National Institutes of Health di Rockville, Maryland, Amerika Seriat.

Tim peneliti menggunakan data dari Nurses Health Study II, yang telah memantau lebih dari 115.000 wanita sejak tahun 1989.

Dalam laporannya, ibu hamil yang memakan panganan kentang rendah terserang gestational diabetes. Ini adalah penyakit yang terjadi pada ibu hamil dan juga sang anak, akibat asupan kentang terlalu berlebihan ke dalam kedua tubuh mereka.

Memang kentang merupakan panganan favorit orang-orang di dunia, karena mengandung nutrisi penting, termasuk vitamin C dan kalium. Namun, dibandingkan dengan sayuran ataupun jenis karbohidrat lainnya, kandungan di dalam kentang juga memiliki pati tambahan yang bisa mengakibatkan naiknya kadar gula darah secara cepat.

Tubuh penderita diabetes tidak lagi mampu membuat cukup insulin, hormon yang mendorong sel-sel dalam tubuh untuk menyerap gula dari darah untuk energi dan penyimpanan.

"Mengonsumsi kentang berlebihan menyebabkan peningkatan risiko diabetes gestational," para peneliti menyimpulkan seperti yang diulas www.star2.com.

Lantas, bagaimana solusinya? Nah, selain harus mengurangi konsumsi kentang atau lebih tepatnya keripik kentang, ibu hamil bisa mengonsumsi sayuran dan kacang-kacangan.

Mengganti dua porsi kentang dalam seminggu dengan sayuran lain atau makanan yang mengandung gandum akan mengurangi resiko hingga 10%. (ctc)

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2012-2017
replica handbags replica watches uk