Home
Rabu, 19/06/2019 - 22:48:49 WIB

Rabu, 19/06/2019 - 22:48:41 WIB

Rabu, 19/06/2019 - 22:48:34 WIB

Rabu, 19/06/2019 - 22:48:26 WIB

Rabu, 19/06/2019 - 22:48:18 WIB

Rabu, 19/06/2019 - 21:48:30 WIB
BW Puji Kesaksian Idham Amiruddin Konsisten
Rabu, 19/06/2019 - 21:46:58 WIB
Ungkap Kejanggalan di TPS, Saksi Prabowo Diancam akan Dibunuh
Rabu, 19/06/2019 - 21:46:39 WIB
14 Juli, 288 CJH Pelalawan akan Diberangkatkan ke Embarkasi Antara di Pekanbaru
Rabu, 19/06/2019 - 21:46:08 WIB
Indef: Utang Luar Negeri Tinggi Karena DPR Mandul
Rabu, 19/06/2019 - 17:32:25 WIB
Ryamizard: Kivlan Zen Itu Senior, Saya Hargai Permintaannya
Rabu, 19/06/2019 - 17:21:23 WIB
Ketua KPU: Kesaksian Agus Maksum Soal DPT Invalid Sudah Terkonfirmasi
Rabu, 19/06/2019 - 17:10:37 WIB
Banjir Pekanbaru Tak Berkesudahan hingga Telan Korban Jiwa, Dewan Sebut Jadi PR Pemko
 
Polisi Kerahkan Mobil Meriam Air
Bubarkan Massa, Polisi Kerahkan Mobil Meriam Air

Rabu, 22/05/2019 - 19:06:07 WIB

Masa Aksi 22 Mei di depan Bawaslu kembali rusuh, Rabu (22/5) malam.Massa Aksi 22 Mei di depan Bawaslu kembali rusuh, Rabu (22/5) malam.

Politikriau.com JAKARTA - Aparat kepolisian menyiapkan dua unit mobil meriam air atau water canon untuk membubarkan massa Aksi 22 Mei yang kembali rusuh di depan Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Rabu (22/5) malam. Mobil meriam air ini disapkan karena massa makin brutal dengan terus melempari barikade kepolisian yang dibantu TNI dengan berbagai macam benda, termasuk batu, botol kaca, hingga petasan.

Dikutip dari CNNIndonesia.com, mobil meriam air ini disiagakan tepat di tengah jalan depan Bawaslu. Dua unit mobil Pemadam Kebakaran dari Provinsi DKI Jakarta terlihat menyambungkan selang untuk menyalurkan air ke mobil meriam air.

Sejauh ini, polisi belum memerintahkan mobil meriam ini menyemprotkan ke arah massa yang berada di perempatan Sarinah ke arah Patung Kuda, Monas.

Selain itu, polisi juga sudah terlihat menyiagakan kendaraan taktis seperti Baraccuda untuk menghalau massa.

Aparat polisi yang terdiri dari unsur Brimob dan Shabara membuat barikade membentuk huruf U. Barikade dibuat dari depan Mall Sarinah hingga perempatan Sarinah dan depan Bawaslu.

Di tengah-tengah, personel Pasukan Khas TNI AU berbaris. Pasukan baret oranye itu turut diperbantukan untuk polisi melakukan pengamanan aksi.

Massa Aksi 22 Mei mulai kembali ricuh sejak sekitar pukul 18.20 WIB. Sempat reda lewat upaya negosiasi kepolisian, namun massa kembali beringas seiring malam.

Hingga kini massa belum mau membubarkan diri. Padahal polisi sudah memberi kesempatan massa buar hingga salat tarawih selesai.

Selain melempari aparat keamanan dengan berbagai benda dan petasan, massa juga tampak melakukan pembakaran ban dan benda-benda lain di sekitar kawasan Sarinah. (*)

Home
Redaksi & Disclaimer
jewelry lace wigs Copyright 2018