Home
 
Diskes Warga Pekanbaru Bebas Cacar
Diskes Klaim Warga Pekanbaru Bebas Cacar Monyet

Rabu, 15/05/2019 - 19:12:07 WIB

Politikriau.com PEKANBARU - Akhir-akhir ini pemberitaan dihebohkan dengan penyakit cacar monyet atau monkeypox. Cacar berbahaya ini sekarang sedang mewabah di Singapura.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Dr Zaini Rizaldi mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan adanya warga Pekanbaru yang terjangkit cacar tersebut.

"Dari Puskesmas belum ada kasus cacar monyet di Pekanbaru," kata Zaini, Rabu (15/5/20
Zaini menjelaskan, sejak adanya kasus cacar monyet di Singapura, Diskes sudah melakukan pemantauan dan monitoring hingga ke tingkat desa lewat Puskesmas.

"Kami selalu monitor kasus penyakit yang berjangkit melalui Puskesmas dan Rumah Sakit," tegasnya.

Lanjutnya, Diskes juga memantau arus penumpang dengan berkoordinasi kepada pihak Kantor Kesehatan Pelabulan (KKP) bandara dan pelabuhan. Apabila menemukan kasus tersebut, segera dilakukan karantina.

Sedangkan internal, Puskesmas juga melakukan sosialisasi dan penyuluhan baik langsung maupun tidak kepada masyarakat saat berobat, agar waspada pada cacar monyet. Apabila menemui gejala tersebut agar mendatangi Puskesmas atau fasilitas kesehatan yang ada.

Seperti diketahui, penyakit cacar monyet adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus "monkeypox" yang dapat terjadi pada hewan tertentu termasuk manusia.

Gejala dimulai dengan demam, sakit kepala, nyeri otot, pembengkakan kelenjar getah bening, dan rasa lelah yang diikuti oleh ruam yang membentuk lepuh dan kerak.

Waktu dari paparan hingga timbulnya gejala adalah sekitar 10 hari. Durasi gejala biasanya 2 sampai 5 minggu.

Sementara untuk pencegahan dengan membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS ), hindari kontak dengan hewan dari Afrika, konsumsi makanan bergizi, hindari kontak dengan kasus.

Home
Redaksi & Disclaimer
jewelry lace wigs Copyright 2018