Home
Sabtu, 04/04/2020 - 22:07:47 WIB

Sabtu, 04/04/2020 - 22:07:43 WIB

Sabtu, 04/04/2020 - 20:49:33 WIB
Intelijen Amerika Bongkar Kebohongan China Soal Korban Tewas COVID-19
Sabtu, 04/04/2020 - 20:49:22 WIB

Sabtu, 04/04/2020 - 20:24:51 WIB
2 PDP Corona Meninggal Dunia Hari Ini dan Kemarin, Wali Kota Pekanbaru Sebut Kedua Pasien Berusia 50
Sabtu, 04/04/2020 - 16:06:07 WIB
Bahar Smith Tetap Ditahan Saat Puluhan Napi Lapas Cibinong Dibebaskan
Sabtu, 04/04/2020 - 15:53:16 WIB
Jumlah Kematian Akibat Corona di AS Cetak Rekor Tertinggi dalam 24 Jam
Sabtu, 04/04/2020 - 13:53:20 WIB
Tak Bisa Terapkan Physical Distancing
Sabtu, 04/04/2020 - 13:37:20 WIB
Iwan Sumule: Kajian BIN Bukti Pemerintah Bingung Tangani Covid-19
Sabtu, 04/04/2020 - 13:33:31 WIB
Alvin Lie: Presiden Tidak Mampu Kendalikan Menteri…
Jumat, 03/04/2020 - 18:01:17 WIB
Oknum Kades di Kampar Riau ditangkap
Jumat, 03/04/2020 - 18:00:47 WIB
Fadli Sebut yang Izinkan Pekerja China ke Indonesia Pengkhianat Bangsa
 
Vladimir Putin Perlengkapi Tentara Rusia
Vladimir Putin Perlengkapi Tentara Rusia dengan Senjata Super Canggih

Senin, 24/02/2020 - 23:04:18 WIB

Politikriau.com  – Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan Angkatan Darat dan Angkatan Laut negaranya akan dilengkapi dengan berbagai senjata super canggih. Beberapa senjata itu bahkan dilengkapi teknologi hipersonik dan sistem laser.

"Kami akan melakukan yang terbaik sehingga pasukan dan angkatan laut kami dapat menjadi lebih maju, yang berarti memperkuat kemampuan pasukan strategis, memberikan peralatan canggih ke semua pasukan termasuk laser, sistem hipersonik dan sistem presisi tinggi," kata Putin di Istana Negara Kremlin, dikutip kantor berita Rusia, TASS, Senin 24 Februari 2020.

Putin menyebut hampir sebagian besar senjata milik Rusia tidak ada tandingannya di dunia. "Seiring dengan ini, kita telah beralih dari tahap uji coba ke tahap memakai peralatan itu untuk tugas tempur yang konstan," ungkap Putin.

Berdasarkan pernyataan Putin, hal ini berarti sistem pertahanan dan keamanan Rusia dilindungi dengan sangat sempurna untuk masa depan. Putin menegaskan bahwa tugas komandan adalah untuk mengajar dan mendidik, daripada hanya menguasai ilmu ketentaraan.

"Bukan kebetulan bahwa ada pepatah: seorang perwira akan mengajar, seorang prajurit akan melakukannya. Negara akan sangat menghargai profesional militer. Kami akan terus menciptakan kondisi untuk kehidupan, dan pelayanan yang layak, pekerjaan ini pasti akan dilanjutkan," ucap presiden berusia 67 tahun itu.
 

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2018