Home
 
Pakatan Harapan Terancam Bubar
Pakatan Harapan Terancam Bubar, Anwar Ibrahim Dan Istrinya Dijadwalkan Bertemu Yang Dipertuan Agong

Senin, 24/02/2020 - 06:26:03 WIB

Politikriau.com Di tengah dinamika politik yang terus berkembang hingga Minggu tengah malam (23/2), Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim disebutkan akan menemui Yang Dipertuan Agong, Al Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al Mustafa Billah Shah, Senin siang (24/2), sekitar pukul 14.30 waktu Malaysia.

Anwar disebutkan akan datang bersama Wakil Perdana Menteri yang adalah istrinya, Datuk Seri Dr Wan Azizah Wan Ismail.

Orang dekat Anwar, Farhash Wafa Salvador Rizal Mubarak, seperti dikutip dari Berita Harian mengatakan bahwa pertemuan itu akan digunakan untuk membahas situasi politik dan urusan negara saat ini.

"Tentu saja, perkembangan politik saat ini akan dibahas dengannya," katanya ketika ditemui wartawan di rumah Anwar.

Saat ditanya mengenai upaya membentuk pemerintahan baru yang sedang ramai dibocarakan, Farhash mengatakan dia percaya upaya itu tidak berhasil karena tidak ada pengumuman resmi yang dibuat tentang hal itu.

Meskipun ada tantangan dan pengkhianatan internal, ia mengatakan PKR masih mendapat dukungan penuh dari Partai Amanah Nasional dan Partai Aksi Demokrasi (DAP).

“Semangat tetap tinggi dan kami percaya bahwa orang-orang masih bersama kami, apa pun itu (upaya pemerintah untuk berubah) adalah pertimbangan dan kebijaksanaan Agong.

"Jika gerakan itu berhasil, mereka akan berada di depan umum, tetapi sejauh ini, kami belum mendengar apa pun.

"Kami akan menunggu besok untuk kemajuan, sejauh ini PKR masih ok, hanya ada satu 'nakal'," katanya.

Dia juga menambahkan, Anwar telah mengadakan pertemuan khusus dengan Amanah dan DAP. Namun Farhash tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang lokasi pertemuan.

Pakatan Harapan Terancam Bubar

Sementara Minggu siang, pihak UMNO mengataan, koalisi Pakatan Harapan yang mengalahkan mereka dalam Pemilu 2018 lalu telah bubar.

Selanjutnya, UMNO akan ikut dalam koalisi baru yang terdiri dari Bersatu dan PAS.

Sekretaris Jenderal UMNO Tan Sri Annuar Musa mengatakan pengumuman mengenai pemerintahan baru itu akan disampaikan Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad.

“Pembentukan koalisi baru harus sesuai dengan Konstitusi dan (persetujuan) dari Yang Dipertuan Agong. Akan ada pertemuan lain dengan Dr Mahathir, sebagai kesimpulan menunggu PM (Perdana Menteri), "katanya kepada wartawan di sini malam ini.

Pakatan Harapan sejauh ini memiliki 129 kursi di Parlemen Malaysia dari 222 kursi.

Sementara UMNO memiliki 42 dan PAS memiliki 18.

Kursi lain di miliki oleh Warisan (9 kursi), GPS Serawak (18 kursi), GBS Sabah (3 kursi), dan lainnya dua kursi.

Dari 129 kursi Pakatan Harapan, sebanyak 26 di antaranya dimiliki Partai Bersatu yang didirikan Mahathir Mohamad menjelang Pemilu 2018.

Adapun 50 kursi dimiliki PKR, dan 42 dimiliki DAP, sementara Amanah memiliki 11 kursi.

Apabila Partai Bersatu menjalin koalisi dengan UMNO, PAS, Amanah, dan GPS, serta beberapa kursi dari PKR, maka jumlah kursi yang mereka miliki minimal sebanyak 115 kursi.

Jumlah ini cukup untuk membentuk pemerintahan baru. 

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2018