Politikriau.com Polisi di Magelang, Jawa Tengah terpaksa mengamankan seorang kepala desa (Kades) lantaran menggeber sepeda motor ke tempat pelantikan di kompleks kantor Pemerintah Kabupat"> Politikriau.com Polisi di Magelang, Jawa Tengah terpaksa mengamankan seorang kepala desa (Kades) " />
 
Home
 
Kades Geber RX King ke Tempat Pelantikan
Kades Diamankan Polisi karena Geber RX King ke Tempat Pelantikan

Sabtu, 11/01/2020 - 19:11:56 WIB

Politikriau.com Polisi di Magelang, Jawa Tengah terpaksa mengamankan seorang kepala desa (Kades) lantaran menggeber sepeda motor ke tempat pelantikan di kompleks kantor Pemerintah Kabupaten Magelang, Rabu (8/1).
Kades itu diketahui bernama Zaenal Mustakim. Ia adalah kades Kebonjero terpilih yang baru.
Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @ndorobeii, diketahu Zaenal Mustakim mengendarai motor RX King menuju ke lokasi pelantikan. Namun, aksinya menggeber motor di kompleks kantor Pemerintah Kabupaten Magelang dianggap mengganggu. Terlebih, saat itu akan dilakukan pelantikan para kades terpilih dalam Pilkades Serentak 2019.
kades1(1).png
Polisi di Magelang mengamankan kades yang menggeber RX King saat hendak ke pelantikan. (Foto: tangkapan layar Instagram @ndorobeii)
Polisi kemudian meminta Zaenal Mustakim turun dari motornya. Salah satu polisi terlihat menuntun motor tersebut ke lokasi parkir. Sementara sang kades berseragam putih dan masih mengenakan helm berjalan mengikuti polisi yang menuntun motor miliknya.
Meski demikian, Zaenal Mustakim tampak biasa saja atas kejadian itu. Bahkan ia terlihat cengengesan saat menyadari seseorang merekamnya.
"Haduh, Pak, dijaluk hondane. Kapokmu, ora sopan (haduh, Pak, diminta motornya. Syukurin, enggak sopan sih," ucap sang perekam video berdurasi 16 detik itu.
Sang kades pun membalas dengan melambaikan tangan kepada si perekam.
Video kades yang diamankan polisi karena menggeber motor itu pun akhirnya viral. Hingga artikel ini ditulis, video tersebut telah ditonton lebih dari 132 ribu kali dan mendapat lebih 460 komentar.

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2018