Politikriau.com  JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto me">
Home
 
, Prabowo Duga Gerakan Komunis Masih Ada di Indonesia
Ingatkan Masyarakat Agar Waspada, Prabowo Duga Gerakan Komunis Masih Ada di Indonesia

Sabtu, 23/11/2019 - 18:42:31 WIB

politikriau com JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menduga, ideologi dan gerakan komunis masih eksis di Indonesia.

Untuk itu, Prabowo mengingatkan masyarakat agar waspada.

Hal itu disampaikannya dalam acara bedah buku dan diskusi panel "PKI Dalang dan Pelaku Kudeta G30S/1965" di Gedung Lemhanas, Jakarta, Sabtu (23/11/2019) dikutip dari Kompas.

Prabowo berhalangan hadir dalam acara ini, tetapi sambutannya dibacakan oleh Rektor Unhan Letjen TNI Tri Legionosuko.

"Bagi Bangsa Indonesia komunisme telah mencatat lembaran hitam dalam perjalanan sejarah Bangsa Indonesia," kata Tri membacakan sambutan Prabowo.

Tri mengatakan, gerakan komunisme di Indonesia telah beberapa kali mencoba merobohkan kekuasan negara yang sah.

Salah satu di antaranya melalui Gerakan 30 September 1965. Kelompok komunis berupaya menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno dan mencoba mengubah dasar negara.

"Gerakan ini dipimpin oleh DN Aidit. Setelah peristiwa G30S/1965 tersebut memaksa rakyat untuk mendesak dibubarkannya PKI dan telah disahkan melalui TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/ 1966," kata Tri.

Dia juga menyampaikan, setelah runtuhnya negara Uni Soviet dan berakhirnya era perang dingin, bukan berarti ideologi komunisme turut runtuh.

Beberapa negara yang menganut ideologi komunis hingga kini masih tetap eksis, misalnya Republik Rakyat China (RRC) dan Kuba.

"Dengan demikian ideologi komunis dan gerakan komunisme di Indonesia patut diduga masih tetap eksis. Untuk itu kita harus selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya laten komunis," kata Tri membacakan sambutan Prabowo.

Acara bedah buku yang ditulis Dosen Universitas Negeri Surabaya Aminuddin Kasdi ini turut dihadiri mantan Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu selaku pembicara kunci. (*)

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2018