Politikriau.com osok Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Andi" />
 
Home
Jumat, 10/07/2020 - 21:34:57 WIB
Dua Kapal China Ditangkap, Ada Jasad ABK WNI di Dalam Freezer
Jumat, 10/07/2020 - 13:10:28 WIB
KPK Periksa Komisaris PT Multitrans Logistic Indonesia Terkait Suap Nurhadi
Jumat, 10/07/2020 - 11:25:52 WIB
Pneumonia Misterius yang Jauh Lebih Mematikan Daripada Covid-19 Telah Berkembang Di Kazakhstan, Seb
Jumat, 10/07/2020 - 11:21:08 WIB
Tukang Bangunan Disiksa Polisi dalam Sel Agar Mau Jadi Pembunuh
Jumat, 10/07/2020 - 11:21:04 WIB
Hasil Penelitian Terbaru: Virus Corona Bisa Merusak Otak
Kamis, 09/07/2020 - 20:50:28 WIB
Plh Bupati Ingatkan PPDP Dapat Bertugas Secara Profesional
Kamis, 09/07/2020 - 20:49:13 WIB
*1.285 Petugas PPDP Lakukan Rapid Tes*
Kamis, 09/07/2020 - 15:43:27 WIB
Fasilitas Nuklir Meledak, Iran Akan Membuat Perhitungan Dengan Israel
Kamis, 09/07/2020 - 15:42:46 WIB
Indra Gunawan Eet Dimarahi Hakim Sidang Tipikor Amril Mukminin, Banyak Jawab Tak Tahu
Kamis, 09/07/2020 - 14:49:16 WIB
Kapolda Kepri: ABK asal Indonesia dan Philipina Disiksa WNA China
Kamis, 09/07/2020 - 14:48:27 WIB
Tidak Menguasai, Guru Besar UGM Nilai Mendikbud Tak Kompeten Mengurus Pendidikan
Kamis, 09/07/2020 - 07:54:02 WIB
Rusia Ingin Perselisihan Antara Palestina Dan Israel Diselesaikan Dengan Solusi Adil Dan Abadi Bukan
 
Perkasa Jadi Wakil Panglima TNI
Akan Gaduh Jika Andika Perkasa Jadi Wakil Panglima TNI

Senin, 11/11/2019 - 07:04:04 WIB

Politikriau.com osok Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Andika Perkasa digadang-gadang akan mengisi kursi wakil Panglima TNI.

Menurut pengamat Pertahanan dan Keamanan, Mufti Makarim akan terjadi kegaduhan jika Andika Perkasa menjadi wakil Panglima TNI.

"Pak Andika kan masih baru menempati KSAD. Saya kira ini akan menimbulkan kegaduhan. Belum selesai masa tugas KSAD tiba-tiba ditarik menjadi wakil Panglima," ujar Mufti kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (11/11).

Mufti menambahkan, meski begitu, Andika atau pihak TNI bisa memberi penjelasan jika benar Andika Perkasa ditarik menjadi wakil Panglima.

"Meski bisa dijelaskan jika mengurusi TNI AD dalam level yang lebih tinggi," imbuhnya.

Tak hanya itu, lanjut Mufti, yang menjadi persoalan lantaran masa pensiun Andika Perkasa masih panjang serta digadang-gadang bisa menjadi Panglima TNI.

"Dinamika yang ada, yang relatif usia pensiunnya masih panjang kan Andika Perkasa. Bisa jadi Panglima. Tapi itu hak prerogatif presiden," tuturnya.

Mufti berharap siapapun yang mengisi kursi wakil Panglima akan bisa membawa TNI untuk lebih maju.

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2020