Home
Jumat, 10/07/2020 - 22:43:53 WIB
Pintu Bandara Menuju Kota Memanas, Tolak TKA China Gelombang 3
Jumat, 10/07/2020 - 22:43:11 WIB

Jumat, 10/07/2020 - 22:43:08 WIB

Jumat, 10/07/2020 - 21:34:57 WIB
Dua Kapal China Ditangkap, Ada Jasad ABK WNI di Dalam Freezer
Jumat, 10/07/2020 - 13:10:28 WIB
KPK Periksa Komisaris PT Multitrans Logistic Indonesia Terkait Suap Nurhadi
Jumat, 10/07/2020 - 11:25:52 WIB
Pneumonia Misterius yang Jauh Lebih Mematikan Daripada Covid-19 Telah Berkembang Di Kazakhstan, Seb
Jumat, 10/07/2020 - 11:21:08 WIB
Tukang Bangunan Disiksa Polisi dalam Sel Agar Mau Jadi Pembunuh
Jumat, 10/07/2020 - 11:21:04 WIB
Hasil Penelitian Terbaru: Virus Corona Bisa Merusak Otak
Kamis, 09/07/2020 - 20:50:28 WIB
Plh Bupati Ingatkan PPDP Dapat Bertugas Secara Profesional
Kamis, 09/07/2020 - 20:49:13 WIB
*1.285 Petugas PPDP Lakukan Rapid Tes*
Kamis, 09/07/2020 - 15:43:27 WIB
Fasilitas Nuklir Meledak, Iran Akan Membuat Perhitungan Dengan Israel
Kamis, 09/07/2020 - 15:42:46 WIB
Indra Gunawan Eet Dimarahi Hakim Sidang Tipikor Amril Mukminin, Banyak Jawab Tak Tahu
 
Viral Mbak-mbak Nekat
Viral Mbak-mbak Nekat, Aspal Basah Diterobos Juga

Selasa, 15/10/2019 - 08:49:58 WIB

Politikriau.com - Berdasarkan survei yang dilakukan oleh lembaga kajian publik Populi Center, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungguli pendahulunya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam hal kinerja selama dua tahun memimpin DKI Jakarta.

Peneliti Populi Center, Jefri Ardiansyah dilansir dari Rmol.id, Senin, 14 Oktober 2019 mengatakan, survei tersebut dilakukan mulai tanggal 9 September 2019-18 September 2019.

Dijelaskannya, penelitian tersebut  menggunakan metode eksperimental secara scientific dengan mendasarkan pada penarikan sampel sesuai kaidah probability sampling di enam kabupaten/kota di Provinsi DKI Jakarta.

"Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan margin of error +4.00% dengan tingkat kepercayaan 95%. Proporsi pria dan wanita dibagi rata 50%," jelas Jefri.

Jefri menjelaskan, sampel diambil dari 600 responden yang dibagi menjadi 300 responden eksperimen dan 300 responden kontrol. Kuesioner pertama (eksperimen) bertuliskan nama gubernur dan program kerja, yakni Ahok dan Anies.

Sedangkan kuesioner kedua (kontrol) hanya berisikan program kerja tanpa mencantumkan kedua nama gubernur, tapi diselipkan dengan catatan atau pertanyaan tertentu.

"Dalam metode eksperimental ini, kita mencoba untuk menggali rasionalitas publik Jakarta dan kita menggunakan dua kuesioner yang berbeda," jelasnya.

Hasilnya, kata Jefri, Anies unggul 78,7 persen atas Ahok terkait kebijakan penataan Monumen Nasional (Monas). Ahok sendiri hanya mendapat 15,3 persen karena dianggap membatasi penggunaan Monas. Untuk kuesioner eksperimen, Anies meraup 79 persen sedangkan Ahok hanya 13,3 persen.

Anies juga unggul dalam survei penanganan banjir. Anies mandapat 52 persen sementara Ahok hanya 37 persen. Tak hanya itu, Anies juga mendapatkan angka besar terkait dengan kebijakan penataan Pasar Tanah Abang di Jakarta Pusat. Anies, mendapat tingkat kepuasan 79,1 persen, lagi-lagi unggul dari Ahok.

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2020