JAKARTA, - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi dijadwalkan memeriksa tiga o" />
 
Home
Jumat, 10/07/2020 - 22:43:53 WIB
Pintu Bandara Menuju Kota Memanas, Tolak TKA China Gelombang 3
Jumat, 10/07/2020 - 22:43:11 WIB

Jumat, 10/07/2020 - 22:43:08 WIB
Lempar Alquran di Depan Warga
Jumat, 10/07/2020 - 21:34:57 WIB
Dua Kapal China Ditangkap, Ada Jasad ABK WNI di Dalam Freezer
Jumat, 10/07/2020 - 13:10:28 WIB
KPK Periksa Komisaris PT Multitrans Logistic Indonesia Terkait Suap Nurhadi
Jumat, 10/07/2020 - 11:25:52 WIB
Pneumonia Misterius yang Jauh Lebih Mematikan Daripada Covid-19 Telah Berkembang Di Kazakhstan, Seb
Jumat, 10/07/2020 - 11:21:08 WIB
Tukang Bangunan Disiksa Polisi dalam Sel Agar Mau Jadi Pembunuh
Jumat, 10/07/2020 - 11:21:04 WIB
Hasil Penelitian Terbaru: Virus Corona Bisa Merusak Otak
Kamis, 09/07/2020 - 20:50:28 WIB
Plh Bupati Ingatkan PPDP Dapat Bertugas Secara Profesional
Kamis, 09/07/2020 - 20:49:13 WIB
*1.285 Petugas PPDP Lakukan Rapid Tes*
Kamis, 09/07/2020 - 15:43:27 WIB
Fasilitas Nuklir Meledak, Iran Akan Membuat Perhitungan Dengan Israel
Kamis, 09/07/2020 - 15:42:46 WIB
Indra Gunawan Eet Dimarahi Hakim Sidang Tipikor Amril Mukminin, Banyak Jawab Tak Tahu
 
KPK Panggil Tiga Eks Anggota DPRD Bengkalis
KPK Panggil Tiga Eks Anggota DPRD Bengkalis dalam Kasus Korupsi Jalan

Senin, 14/10/2019 - 20:25:26 WIB

Politikriau.com JAKARTA, - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi dijadwalkan memeriksa tiga orang eks anggota DPRD Kabupaten Bengkalis periode 2009-2014, Senin (14/10/2019) hari ini.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, tiga orang tersebut akan diperiksa dalam kasus suap terkait proyek pembangunan jalan Duri-Sei Pakning di Bengkalis, Riau.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AMU (Bupati Bengkalis, Amril Mukminin)," kata Febri dalam keterangannya.

Tiga orang eks anggota DPRD Bengkalis yang akan diperiksa hari ini adalah Mira Roza dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Dani Purba dari Fraksi Partai Patriot, serta Darmizal dari Fraksi Partai Amanat Nasional.

Baca juga: Terjerat Kasus Korupsi, Bupati Bengkalis Dicegah ke Luar Negeri

Selama beberapa hari terakhir KPK telah sejumlah anggota DPRD Bengkalis dalam kasus ini.

"Penyidik mendalami keterangan saksi terkait penerimaan uang untuk pengesahan proyek jalan di Bengkalis," ujar Febri.

Dalam kasus ini Amril diduga menerima uang dengan nilai total sekitar Rp 5,6 miliar terkait kepengurusan proyek tersebut.

Pemberian uang itu diduga berasal dari pihak PT CGA selaku pihak yang akan menggarap proyek tersebut.

Penetapan Amril sebagai tersangka merupakan hasil pengembangan kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang, Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis tahun 2013-2015.

Pada kasus tersebut, KPK sudah menetapkan Sekretaris Daerah Dumai Muhammad Nasir dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction, Hobby Siregar sebagai tersangka.

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2020