Politikriau.com PEKANBARU - Masa demonstrasi kembali gelar aksinya, Jumat (27/9/2019) sore depan kantor Gubernur Riau Jalan Sudirman Pekanbarun. Tampak massa yang membawa atribut Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) "> Politikriau.com PEKANBARU - Masa demonstrasi kembali gelar aksinya, Jumat (27/9/2019) sore depan kantor Gubernur Riau Jalan Sudirman P" />
Home
 
HMI: Asap Ini Kiriman Jambi dan Sumsel
Gubernur Riau ke Massa HMI: Asap Ini Kiriman Jambi dan Sumsel

Jumat, 27/09/2019 - 22:47:10 WIB

Politikriau.com PEKANBARU
- Masa demonstrasi kembali gelar aksinya, Jumat (27/9/2019) sore depan
kantor Gubernur Riau Jalan Sudirman Pekanbarun. Tampak massa yang
membawa atribut Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) ini menuntut
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan penegak hukum agar lebih serius
tangani perkara terkait kabut asap. 


Dalam
aksinya, masa menekankan pihak pemerintah lebih serius lagi dan
pastikan penanganannya sehingga dampak penegakkan hukum beri efek jera
bagi para pelaku yang membakar lahan. Usai orasi massa, Gubernur Riau
Syamsuar temui demonstrasi. 

Menurut
Syamsuar, kondisi kabut asap saat ini bukan hanya dari dalam saja
(Riau). Melainkan juga dapat kiriman asap di daerah luar. Diantaranya
dari Jambi dan Sumatera Selatan (Sumsel). 

"Hasil
dari data BMKG, titik api di Riau saat ini lebih sedikit. Mengapa kabut
asap Provinsi Riau tidak kunjung hilang, kita semua harus ketahui
karena kabut asap yang melanda Riau saat ini tidak hanya berasa dari
Riau saja, melainkan asap kiriman dari Jambi dan Sumsel," katanya.

Sementara
ini, kata Syamsuar pihak pemerintah pusat telah memberikan bantuannya
untuk penanggulang kabut asap Riau. Katanya ada tiga unit pesawat
modifikasi cuaca sudah dipersiapkan di Bandara Lanud Roesmin Nurjadin
Pekanbaru.

"Pesawat ini untuk membuat hujan buatan (modifikasi cuaca,red), sudah dilakukan sebelumnya," sebut Syamsuar. 

Usai
mendengarkan sambutan Syamsuar demontrasi berangsur ke Mapolda Riau.
Kali ini masih tetap dalam tuntutan perkara penegakkan hukum tersangka
Karhutla perorangan dan korporasi. 

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2018