Home
 
Vita Korban Kecelakaan Maut
Vita Korban Kecelakaan Maut Malaysia, Adalah Tulang Punggung Keluarga

Kamis, 11/04/2019 - 07:03:00 WIB

Politikriau.com –  Duka mendalam dirasakan keluarga para korban kecelakaan maut, yang dialami bus karyawan kargo terjadi tak jauh dari Bandara Kuala Lumpur International Airport, Minggu malam, 7 April 2019. Hal itu, juga sangat dirasakan keluarga Rosvita Loka Harahap.

Wanita berusia 23 tahun asal Dusun III Palu Manan Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, merupakan salah satu korban yang tewas dari total keseluruhan berjumlah 12 orang dalam kecelakaan tersebut.

Ibu korban, Nurhayati menceritakan bahwa putri pertama dari tiga bersaudara itu, adalah tulang punggung keluarga. Karena, bapak Vita sudah meninggal dunia sejak ia duduk di bangku kelas 1 Sekolah Menengah Atas.

"Saya hanyalah buruh tani berupah Rp50 ribu per hari," ungkap Nurhayati kepada wartawan di rumahnya, Rabu 10 April 2019.

Status sebagai anak sulung, Vita punya tanggung jawab untuk membantu ibunda untuk mencari nafkah. Usai menyelesaikan pendidikan SMA, Vita menguatkan niat dengan tekad bulat mencari peruntungan di Malaysia, dengan bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia.

"Sudah empat tahun anakku itu bekerja di Malaysia. Dia tulang punggung keluarga ini," ucap Nurhayati sembari meneteskan air mata.

Kondisi Vita bekerja di Negara serumpun itu, sangat dirasakan kedua adiknya. Dia mampu membiayai adiknya Gumarah Harahap hingga tamat SMA. Adiknya yang lain, Hotama Harahap, kini menginjak kelas 2 SMA.

Nurhayati menjelaskan, Vita berpesan gaji yang dikirim setiap bulan untuk digunakan merenovasi rumah mereka, yang awalnya hanya berukuran 5x6 meter menjadi 9 x 12 meter. Kondisi keluarga sedikit berubah dengan Vita bekerja di Malaysia.

"Hampir semua  gajinya, dikirmnya ke kami. Dia hanya menggunakan seperlunya saja, dia kirim sebulan kadang Rp3 juta- Rp5 juta, untuk keperluan sekolah dan biaya hidup," tutur Nurhayati sembari menyapu air mata yang membasi pipinya.

Bus nahas yang ditumpangi Vita mengangkut puluhan karyawan, dalam perjalanan dari asrama karyawan di Nilai, Negeri Sembilan, menuju Malaysia Airlines Cargo Complex, Jalan S8 Pekeliling, Kuala Lumpur International Airport.

Sebanyak 12 orang dinyatakan meninggal dunia. Empat orang di antara yang tewas adalah WNI. Seluruhnya berjenis kelamin perempuan. Keempatnya adalah Ayu (22), Azura Afrianti (22), Rosvita Loka Harahap (23), dan Fitri Nurjahari (21).

Sedangkan delapan orang lainnya, termasuk sopir bus, S. Suresh (43) juga meninggal dunia dalam kecelakaan. Lalu, Md Razib Munsi (26), Md Sohel, (24), Mohin (37) Al Amin (25) dan Golam Mostafa, (22). Mereka berasal dari Bangladesh. Sementara 2 WN Nepal antara  lain, Jagarnath Singh Danuwar, (31) dan Ramu Chaudhary (37). (asp)
 Viva

Home
Redaksi & Disclaimer
jewelry lace wigs Copyright 2018