Home
 
Kurir Bawa 27,6 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi
BC Dumai Tangkap Kurir Narkoba Bawa 27,6 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi

Selasa, 23/07/2019 - 22:10:19 WIB

Politikriau.com DUMAI - Bea dan Cukai Dumai berhasil menangkap dua kurir narkotika jenis sabu dan ekstasi jaringan Malaysia - Indonesia pada Selasa (23/7/2019) pukul 06.00 WIB di Perairan Tanjung Jering, Rupat Kabupaten Bengkalis.

Masing-masing tersangka inisial SL alias Eman (29) warga Sungai Mesim, Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis dan MR alias Lili (21) warga Sungai Mesim, Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis.

Kepala BC Dumai Fuad Fauzi didampingin Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan SIK, Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto mengatakan, kedua tersangka ditangkap ketika membawa narkotika jenis sabu dan ekstasi dari perairan Malaysia menuju Rupat melalui jalur laut.

"Ada dua tersangka yang berhasil kita amankan yaitu SL dan MR," kata Kepala BC Dumai Selasa (23/7/2019) di Kantor BC Dumai.

Dijelaskannya, barang bukti yang diamankan satu tas berisikan 29 paket narkotika terdiri dari 26 paket Methamphetamine (narkotika jenis sabu) seberat 27,650 Kg dan tiga paket pil ekstasi warna hijau, biru dan pink sebanyak 20.000 butir, speed boat pancung tanpa nama bermesin 40 PK yang digunakan untuk membawa barang tersebut turut diamankan.

Dijelaskan Kepala BC, modus operandi, pelaku menjemput  Methamphetamine ke Malaysia menggunakan speedboat.

Pengungkapan kasus ini menurut Fuad berdasarkan informasi yang diperoleh dari laporan masyarakat bahwa akan ada barang yang dibawa dari Malaysia menuju daerah Rupat menggunakan sarana angkut laut.

Atas informasi terserbut tim Penindakan dan Penyidikan Bea dan Cukai Dumai melakukan koordinasi dengan Polisi Dumai, dan Satpolair Polres Dumai untuk melakukan patroli laut dan patroli darat bersama.

Pada 22 Juli 2019 sekitar pukul 18.00 WIB, tim patroli laut bergerak menuju perairan Rupat untuk melakukan pemantauan. Selanjutnya pada 23 Juli 2019 sekira pukul 06.00 WIB di antara perairan Selat Morong
dan perairan Tanjung Jering tim patroli laut melihat sebuah kapal speed yang bergerak dengan kecepatan tinggi dari arah luar daerah Pabean Indonesia menuju perairan Tanjung Jering, Rupat.

Tim patroli lalu melakukan pengejaran. Speedboat tanpa nama tersebut berusaha kabur dari kejaran petugas. Petugas melakukan upaya tembakan peringatan namun speedboat tanpa nama tetap berusaha kabur sehingga dilakukan pengejaran tanpa henti.

Pada pukul 06.30 WIB sesampainya di perairan Tanjung Jering, Rupat Tim Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Dumai beserta Pomal Dumai dan Satpolair berhasil menghentikan speed boat tanpa nama dan melakukan
penegahan.

Saat dilakukan penegahan tim patroli laut melakukan pemeriksaan kapal, di dalam kapal tim mendapati satu tas yang berisi barang yang dibungkus lakban plastik sebanyak 29 bungkus.

Selanjutnya dilakukan uji narkotest atas barang maksud dan diperoleh hasil uji barang adalah methamphetamine dan ekstasi. Untuk pemeriksaan lebih lanjut  barang bukti beserta tersangka selanjutnya dibawa ke kantor Bea Cukai Dumai untuk pemeriksaan lebih lanjut

"Lalu kami melakukan pengujian melalui Laboratorium untuk memastikan barang tangkapan tersebut dan melalui hasil laboratorium didapati barang bukti tersebut positif Methamphetamine Narkotika Jenis Sabu dan ekstasi," sebut Fuad

Tersangka diduga melanggar Pasal 113 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal pidana mati.

Potensi kerugian negara Immateril, penindakan atas penyelundupan Methamphetamine ini dapat
menyelamatkan anak bangsa 158.250 jiwa atas penyalahgunaan Narkoba.

"Selanjutnya tersangka beserta barang bukti kami serahterimakan ke Polres Dumai," tutupnya.

Home
Redaksi & Disclaimer
jewelry lace wigs Copyright 2018