Home
 
Pemko Klaim Walikota Dapat Izin Mendagri
Pilih ke Luar Negeri saat HUT Pekanbaru, Pemko Klaim Walikota Dapat Izin Mendagri

Senin, 24/06/2019 - 19:39:41 WIB

Politikriau.com PEKANBARU - Momen HUT ke-235 Pekanbaru berlangsung tanpa kehadiran Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT. Dikabarkan, Walikota dua periode ini sedang berada di luar negeri.

Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, M Noer MBS menegaskan bahwa Walikota sudah mendapat izin untuk perjalanan dinas ke luar negeri. Ia mengklaim Walikota sudah mengantongi izin dari Kementerian Dalam Negeri RI untuk perjalanan dinas ke Azerbaijan.

Firdaus mendapat persetujuan atau rekomendasi dari Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui surat Kemendagri No. 099/4765/SJ tanggal 13 Juni 2019.

Ia juga mendapat rekomendasi Izin ke Luar Negeri yang dikeluarkan oleh Kementian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) kepada Walikota Pekanbaru melalui surat Gubernur Riau Nomor 093/PEM-OTDA/1131 tanggal 31 Mei 2019 silam.

Lantaran ke luar negeri, Firdaus tidak bisa hadir dalam Rapat Paripurna Hari Jadi Pekanbaru ke-235. Ia juga tidak bisa hadir dalam Upacara Peringatan HUT Pekanbaru di halaman komplek Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya.

Ia harus hadir dalam kegiatan di Azerbaijan. Sebab kegiatan tersebut tidak dapat diwakili. "Ini kan perjalanan resmi jadi sudah disusun sejak jauh hari. Pengurusan izin sudah dilakukan," kata M Noer, Senin (24/6/2019).

Menurutnya, Firdaus ikut ke Azerbaijan untuk memenuhi undangan dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Keberangkatan ke negara di Eropa ini sebagai upaya peningkatan pelayanan publik.

Noer menyebut ada kemungkinan Walikota bakal melakukan perjalanan dinas selama satu pekan. Ia memperkirakan Walikota sudah berada di Kota Pekanbaru pada minggu depan.

Senada dengan Sekda, Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi menyebut keberangkatan Walikota Pekanbaru ke Azerbaijan untuk memenuhi undangan dari Kemenpan RB. Walikota hadir dalam kegiatan United Nation Public Service Forum (UNPSF).

"Kegiatan berlangsung dari tanggal 23 Juni hingga 27 Juni 2019," kata dia.

Lanjutnya, Walikota Pekanbaru berangkat bersama sejumlah perwakilan dari sejumlah daerah di Nusantara. Ada sebelas walikota dari berbagai daerah ikut hadir dalam kegiatan ini.

Rombongan pun belajar seputar pelayanan terpadu di Azebaijan. Pelayanan publik di sana meliputi pelayanan pemerintahan dan bisnis.

"Kota Pekanbaru terpilih karena sudah memiliki pelayanan terpadu di Mal Pelayanan Publik," kata dia.

Home
Redaksi & Disclaimer
jewelry lace wigs Copyright 2018