Home
 
Gubri :Pembangunan Masjid Cheng Ho
Gubri Tancapkan Tiang Pertama Pembangunan Masjid Cheng Ho di Rohil

Rabu, 19/06/2019 - 14:26:14 WIB

Pemancangan pertama tiang Masjid Cheng Ho di Rohil.Pemancangan pertama tiang Masjid Cheng Ho di Rohil.

Politikriau.com BAGANSIAPIAPI - Gubernur Riau (Gubri), H Syamsuar pancangkan tiang pertama pembangunan Masjid Laksamana Muhammad Cheng Ho di Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera), Jalan Pulau Baru, Bagansiapiapi, Rabu (19/6/2019) pagi. Masjid pertama yang ditancapkan tiangnya di Provinsi Riau itu akan dijadikan sebagai Icon Wisata Religi kebanggaan masyarakat Riau.

Pemancangan tiang pertama pembangunan Masjid Laksamana Muhammad Cheng Ho itu ditandai dengan penekanan serine dan pemasukkan tiang pertama oleh Gubri didampingi Bupati Rohil H Suyatno, Deputi Kementerian Pariwisata RI, Sekda Rohil Drs H Surya Arfan MSi, Ketua DPRD Rohil Nasruddin Hasan, para Pimpinan Instansi Vertikal, Forkompinda dan undangan lainnya.

Bupati Rohil, H Suyatno mengatakan bahwa pembangunan Masjid Cheng Ho ini tidak menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) melainkan sumbangan dari anak Rohil yang sudah sukses di perantauan. Dimana masjid ini dibangun di atas lahan seluas 2 hektare (ha) dengan tinggi menara 25 meter dan dilengkapi berbagai fasilitas lainnya.

Masjid ini dibangun berbentuk kelenteng yang dipadukan dengan kubah, sesuai dengan julukan daerah Rohil Negeri Seribu Kubah. "Target kita dalam 9 bulan masjid ini sudah selesai pengerjaanya. Oleh sebab itu, faktor keamanan harus bisa menjadi jaminan bagi kita semua mengingat banyaknya barang-barang dan kelengkapan lainnya terhadap pembangunan tersebut," ujarnya.

Ditempat yang sama, Gubernur Riau H Syamsuar mengharapkan agar masjid kebanggaan masyarakat Riau itu nantinya difungsikan dengan sebaik mungkin. "Mudah-mudahan ini kedepannya akan menjadi wisata religi masyarakat Provinsi Riau umumnya, dan masyarakat Rohil khususnya," harapnya.

"Selain itu, banyak warga Tionghoa yang saya kenal semasa saya di Kabupaten Siak, hanya masyarakat Tionghoa Rohil yang saya lihat kompak. Karena setiap tahunnya yang ada di perantauan pasti pulang ke kampung halamannya dengan jumlah yang tidak sedikit yakni puluhan ribu orang. Hal ini bisa kita lihat pada perayaan iven nasional Ritual Bakar Tongkang," puji Syamsuar.

Untuk diketahui bahwa Cheng Ho adalah seorang Kasim Muslim yang menjadi orang kepercayaan Kaisar Yongle dari Tiongkok yang berkuasa pada tahun 1403-1424 dan merupakan kaisar ketiga dari Dinasti Ming. Nama aslinya adalah Ma He yang juga dikenal dengan sebutan Ma Sanbao/Sam Po Bo yang berasal dari Provinsi Yunnan.

Ketika pasukan Ming menaklukkan Yunnan, Cheng Ho ditangkap dan kemudian dijadikan orang Kasim. Cheng Ho merupakan keturunan Suku Hui, suku bangsa yang secara fisik mirip dengan suku Han, tetapi memeluk agama Islam.

Pada pertengahan abad ke 15 laksamana Muhammad Cheng Ho melakukan ekspedisi perdamaian ke benua Asia dan Afrika, dalam ekspedisi tersebut beliau berkeliling Nusantara antara lain kepulauan Jawa, Sulawesi, dan Sumatra. Sebagai penganut agama Islam, Cheng Ho sangat ingin melakukan haji ke Mekkah seperti yang telah dilakukan oleh almarhum ayahnya.

Untuk mengenang jasa-jasa laksamana Muhammad Cheng Ho dalam penyebaran agama Islam dibangunlah masjid-masjid berciri khas Tionghoa dan dinamai dengan masjid Muhammad Cheng Ho. Sehingga saat ini telah terbangun 16 masjid Cheng Ho diseluruh Nusantara, dan Masjid Cheng Ho yang ke 17 dibangun di Bagansiapiapi.

Masjid Cheng Ho yang dibangun di Bagansiapiapi ini di atasi lahan seluas 2 Hakter dengan 2 lantai. Ornamen di dalam masjid berjumlah 99 buah yang menandakan Asmaul Husna, pintu masuk berjumlah 5 pintu yang berarti rukun Islam, jumlah tiang tengah dalam ada 4 tiang yang berarti Khulafaur Rasyidin.

Kemudian jumlah anak tangga 17 buah yang berarti 17 rakaat Salatt Fardhu, kubah berbentuk persegi delapan yang artinya berbentuk sarang laba-laba yang menutup mulut Gua Tsur ketika Rasul dikejar oleh kaum kurais. Tiang gapura berjumlah 9 pilar yang berarti 9 Wali Songo dan 9 suku di Kabupaten Rohil. Dan menara dibangun sebanyak 2 buah yang berarti Habblumminallah dan Habblumminnas, serta tingginya 25 lantai yang berarti 25 nabi dan rasul.

Home
Redaksi & Disclaimer
jewelry lace wigs Copyright 2018