Home
 
Mau Tahu Makna Psikologi Sarung Kuning ala Lukman Edy, Cagubri Zaman Now? Ini Penjelasannya

Jumat, 16/02/2018 - 18:49:19 WIB

PEKANBARU - Lukman Edy, akrab disapa LE, wajar saja menjadi pusat perhatian ribuan orang saat berlangsungnya acara Tabligh Akbar Pilkada Damai yang disponsori oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Ustad Abdul Somad (UAS) di halaman Masjid Agung Annur pada Minggu (11/2/2018) malam lalu.

Bagaimana tidak, hal itu dikarenakan mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) yang kini sudah resmi menjadi Calon Gubernur Riau di Pilkada Serentak 2018 ini, begitu kontras penampilannya jika dibandingkan dengan seluruh pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Riau yang hadir pula di tempat itu.

LE, yang duduk diatas podium dan berada di jajaran paling depan, terlihat jelas mengenakan baju dan sarung berwarna kuning. Sementara, keseluruhan paslon lainnya mengenakan baju dan celana berwarna putih.

Jadi wajar, jika mata banyak orang pada malam itu tertuju ke sosok LE, salah seorang putra terbaik Riau yang mendapat Anugerah Bintang Mahaputra Adipradana, tanda kehormatan tertinggi setelah Bintang Republik Indonesia itu.

"Warna kuning merupakan sebuah warna simbolis dalam komunitas Melayu dan juga melambangkan keagungan. Soal saya pakai sarung, karena memang sudah terbiasa bagi saya yang warga Nahdlatul Ulama (NU) ini mengenakannya. Apalagi sebagai santri, sarung adalah pakaian sehari-hari kami di pondok pesantren," terang Lukman Edy.
 
Lalu, apa makna warna kuning jika dilihat dari perspektif psikologi? Seperti diuraikan oleh J. Linschoten dan Drs. Mansyur, warna-warna itu bukanlah suatu gejala yang hanya dapat diamati saja, namun warna dapat mempengaruhi kelakuan dan memegang peranan penting dalam penilaian estetis serta turut menentukan suka tidaknya sesorang akan bermacam-macam benda.

Dan, perlu disadari pula, warna juga merupakan anugerah Tuhan yang begitu indah, tercipta di dunia sebagai perhiasan.

Arti dari setiap warna dari segi emosi ini pun sudah pernah diteliti sejak dulu. Seperti Lois B. Wexner (1954) sudah pernah melakukan penelitian tentang keterkaitan warna dengan suasana hati (mood). Bahkan, Psikolog Amerika, Frank H. Mahnke (1996) juga pernah memimpin eksperimen tentang keterkaitan warna dengan emosi (UK Essays Film Studies: 2015).

Dibalik Warna Kuning Sarung Lukman Edy

Di dalam ilmu psikologi, warna kuning memberi arti kehangatan dan rasa bahagia. Dengan kata lain, warna kuning juga mengandung makna optimis, semangat dan ceria.

Makna warna kuning mengarah pada warna yang paling bahagia, menyolok dan juga menyatu dengan ekstrovert. Kuning biasanya digunakan oleh orang yang ingin tampil atau ingin diperhatikan oleh orang lain.

Kuning ini disebut-sebut sebagai warna matahari yang terlihat alami. Keberadaannya dapat merangsang aktivitas pikiran dan mental. Aura yang terdapat pada warna kuning sangat baik digunakan untuk membantu penalaran secara logis dan analitis.

Oleh karena itu, secara psikologi pula, individu penyuka warna kuning cenderung lebih bijaksana dan cerdas dari sisi akademis, sehingga mereka lebih kreatif dan pandai menciptakan ide yang orisinil. (ddk/mdc/bbs)

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2012-2017
replica handbags replica watches uk