Home
 
Terasing di Negeri Sendiri, Amirullah: Kami Pilih Gubernur Riau Baru Peduli Infrastruktur Kampar

Kamis, 12/10/2017 - 00:11:26 WIB

PEKANBARU - Warga lima desa di Kampar Kiri merasa tak mendapatkan perhatian dari Pemerintah Provinsi Riau. Sudah puluhan tahun janji pengaspalan jalan penghubung sebagai roda pergerakan ekonomi masyarakat tak kunjung terlaksana.

Kondisi jalan yang semakin parah, membuat masyarakat setempat dibantu para mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Rantau Setingkai dan Sekitarnya (HIPEMARS) bersama kepala desa memilih menginap di kantor Dinas PU Bina Marga Provinsi Riau di Jalan SM Amin, Rabu (11/10) malam.

Amirullah Syahrudin, Ketua Dewan Pembina HIPEMARS mengatakan, mereka datang menuntut janji Pemprov Riau untuk melakukan pengaspalan jalan penghubung desa Lipat Kain-Lubuk Agung IV Koto Setingkai hingga perbatasan Sumbar. Karena hingga saat ini ternyata anggaran pengaspalan jalan tak pernah dimasukkan ke APBD oleh Pemprov Riau.

"Ya awalnya kami sudah hearing dengan DPRD Riau seminggu sebelum pengesahan APBD (2017), semua sudah disepakati. Tetapi kemudian hilang di buku lintang, ini yang kami pertanyakan," kata Amiruddin.

Menurut Amir, sebelumnya DPRD dan Dinas PU Provinsi Riau menjanjikan akan memperbaiki jalan yang rusak. Namun nyatanya, menjelang akhir tahun 2017 tidak ada anggaran untuk perbaikan jalan di daerah mereka.


Baca: LAM Marah, Andi Rachman Perjuangkan Festival Lampion Zhong Qiu Jadi Pariwisata Nasional Riau

"Kami di daerah merasa dianaktirikan, bahkan sejak Indonesia merdeka nasib masyarakat terus digantung, setiap tahun dijanjikan akan diperbaiki, hanya janji-janji saja," kata Amir kecewa.

Disebutkan, saat musim hujan seperti ini kondisi jalan tersebut rusak parah dan berlumpur. Bahkan tidak jarang kenderaan terjebak di kubangan lumpur yang dalam tersebut.

"Jalan poros ini panjangnya mencapai 78 kilometer dihitung dari Lipat Kain sampai berbatasan dengan Payakumbuh Provinsi Sumatera Barat. Namun jalan yang rusak mencapai 28 km. Setidaknya ada sebanyak 4 titik yang mengalami rusak parah," katanya.

Ia berharap agar pihak-pihak berwenang segera memberikan perhatian di daerah tersebut sehingga kehidupan masyarakat bisa membaik sebab jalan ini adalah akses masuknya sembako dan akses masyarakat menuju daerah luar.

"Kalau jalan putus maka mobil pengangkut sembako tidak masuk ke kampung kami dan otomatis harga sembako melambung tinggi," jelasnya.

Baca: Mustafa Kamal: Riau Memerlukan Sosok LE, Mampu Menganalisa Persoalan dan Memberi Solusi

Amir juga tak habis pikir dengan pernyataan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, Dadang Eko Purwanto di media bahwa tidak dibangunnya jalan rusak karena banyaknya truk yang melintas dan akan mengakibatkan jalan yang dibangun akan rusak kembali.

"Kami merasa terasing di negeri sendiri karena jalan ini belum pernah tersentuh pembangunan sejak Indonesia merdeka," ulas dia.

Amirullah menyebutkan, warga sudah sepakat agar keinginan untuk mendapatkan infrastruktur yang layak itu dipenuhi oleh pemerintah. Jalan ini sejak 2001 lalu sudah dikembalikan menjadi jalan milik Pemprov Riau.

"Kalau tak juga ada jawaban, kami tak tahu lagi harus mengadu kemana. DPRD Riau pun seakan lempar tanggungjawab, tidak perduli dengan nasib kami," jelasnya.

Baca: Suhardiman: Gubernur Lakukan Pembohongan Publik dan Kambinghitamkan Bupati se-Riau!

Masyarakat setempat, katanya, sudah kepalang tanggung berjuang sejak beberapa tahun belakangan. Ia pun berjanji mengajak masyarakat bersikap, jika tak terpenuhi akan menjadi tolak ukur warga untuk memilih pemimpin Riau 2018 nanti.

"Sebentar lagi akan dimulainya Pilkada, kami ingin memberikan kontrak politik kepada para calon yang siap membangun infrastrukur di daerah kami. Kami sudah bosan dengan janji-janji," pungkasnya.

Berdasarkan penelusuran, jalan ini pernah dianggarkan pembangunan kontruksi pada APBD 2015 lalu, sayangnya anggaran sebesar Rp15 miliar belum sepenuhnya dapat menyelesaikan persoalan di lapangan. (rul)

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2012-2017
replica handbags replica watches uk