MEMAHAMI apakah gunung berapi akan meletus dan berbahaya atau tidak, ada sistem atau status peringatan. Status peringatan ini untuk menandakan jika aktivitas gunung api sudah tak kondusif lagi."> MEMAHAMI apakah gunung berapi akan meletus dan berbahaya atau tidak, ada sistem atau status peringatan. Status peringatan in" />
Home
 
Pahami Empat Level Status Peringatan Gunung Api di Indonesia

Selasa, 26/09/2017 - 14:42:41 WIB

MEMAHAMI apakah gunung berapi akan meletus dan berbahaya atau tidak, ada sistem atau status peringatan. Status peringatan ini untuk menandakan jika aktivitas gunung api sudah tak kondusif lagi.

Menurut Badan Geologi Kementerian ESDM, di Indonesia, ada empat level status peringatan gunung berapi. Status ini nantinya yang akan dijadikan pertimbangan apakah wilayah sekitar gunung api tersebut aman atau tidak.

Gunung Agung Karangasem, Bali, misalnya. Saat ini, gunung tertinggi di Pulau Dewata itu berada di level paling tinggi, yaitu Awas. Status Awas menandakan jika gunung tersebut sedang dalam kondisi yang sangat berbahaya.

Berikut empat level status peringatan gunung berapi di Indonesia.

Level 1 (Aktif Normal)

Pada status ini, aktivitas gunung api dalam konsisi normal. Artinya, tidak ada perubahan aktivitas secara visual, seismik, dan kejadian vulkanik. Ini menunjukan tidak ada letusan hingga kurun waktu tertentu.

Level 2 (Waspada)

Status Waspada yaitu saat gunung mulai menunjukkan peningkatan aktivitas. Pada status ini mulai terlihat perubahan visual di sekitar kawah. Mulai terjadi gangguan magmatik, tektonik, atau hidrotermal, namun diperkirakan tak terjadi erupsi dalam jangka waktu tertentu.

Level 3 (Siaga)

Pada Status Siaga, gunung api sudah melakukan aktivitas dan menunjukkan gejala-gejala akan meletus. Akan terjadi gempa vulkanik disekitar gunung api. Berdasarkan analisis data observasi, kondisi itu akan diikuti dengan letusan utama. Artinya, jika peningkatan kegiatan gunung api terus berlanjut, kemungkinan erupsi besar mungkin terjadi dalam kurun dua pekan.

Level 4 (Awas) 

Status Awas adalah kondisi paling memungkinkan terjadinya erupsi atau letusan. Ini  merujuk ke letusan utama yakni letusan awal, diikuti semburan abu dan uap. Setelah itu, akan diikuti dengan erupsi besar. Dalam kondisi ini, kemungkinan erupsi besar akan berlangsung dalam kurun 24 jam. Seluruh warga yang berada di sekitar gunung harus segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. (rid)

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2012-2017
replica handbags replica watches uk