Home
 
Wagubri Sidak di Hari Pertama Kerja, 30 ASN Terciduk Kongkow di Kedai Kopi
Wagubri Sidak di Hari Pertama Kerja, 30 ASN Terciduk Kongkow di Kedai Kopi

Senin, 10/06/2019 - 17:37:13 WIB

ASN yang kedapatan kongkow di kedai.ASN yang kedapatan kongkow di kedai.

Politikriau.com PEKANBARU - Usai melakukan apel bersama (perdana) di hari pertama masuk kerja setelah libur cuti bersama lebaran, Senin (10/6/2019) tadi, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution langsung melakukan Sidak terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN). Hasilnya 30 pegawai kedapatan nongkrong di kedai kopi di beberapa tempat Pekanbaru.

Dari hasil Sidak ini, membuat Wagubri merasa kecewa terhadap bawahannya. Sebab, sebelumnya dirinya telah berulang kali mengingatkan kepada pegawainya untuk tidak nongkrong atau pun sarapan di kedai kopi saat jam kerja berlangsung.

"Kita sebagai ASN harus melayani masyarakat. Berulang kali saya mengingatkan dalam berbagai kesempatan. Masih juga saya temukan ada ASN yang nongkrong di kedai kopi saat jam kerja," keluh Edy.

Pantauan di lapangan, delapan kedai kopi yang disambangi Wagubri beserta Asisten I Setdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie, Kepala Satpol PP Riau Zainal Z, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau Ikhwan Ridwan, dan Kepala Badan Kesbangpol Chairul Riski.

Lokasi tempat ditemukannya pegawai ini di antaranya, Jalan Kuantan Raya, Setiabudi, Lilyana, Sutomo, Laris Jalan Karet, Massa Kok Tong Jalan Arifin Ahmad, Hokki Jalan HR Soebrantas, Coffeetoo Jalan Arifin Ahmad, Sari Rasa Jalan Sudirman, dan Suli Jalan Belimbing.

Sejumlah ASN tampak kocar kacir lari ketika Wagub datang menghampiri kedai kopi Lilyana. Mereka kabur menyelamatkan diri menghindar agar namanya tidak dicatat oleh Wagubri dan Satpol PP Provinsi Riau.

Wagub mengatakan untuk menegakan disiplin dan aturan memang tidak mudah dan banyak yang tidak menyukainya. Untuk itu perlu diberikan kesadaran untuk disiplin kepada ASN dan THL (Tenaga Harian Lepas).

"Ini saya juga mengajak Kepala BKD Riau agar melihat langsung. Nanti catatan ini akan menjadi pertimbangan untuk promosi. Mana yang rajin dengan yang tidak rajin. Begitu juga yang disiplin masa sama dengan yang tak disiplin," terang Edy.

"Nama-nama ASN yang terjaring razia tersebut telah dicatat sekitar 30 orang,  selanjutnya akan diserahkan ke Badan Kepegawaian Daerah Riau untuk dilakukan sanksi," tegas Edy.

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2018