Home
Rabu, 19/06/2019 - 21:48:30 WIB

Rabu, 19/06/2019 - 21:46:58 WIB

Rabu, 19/06/2019 - 21:46:39 WIB

Rabu, 19/06/2019 - 21:46:08 WIB

Rabu, 19/06/2019 - 17:32:25 WIB
Ryamizard: Kivlan Zen Itu Senior, Saya Hargai Permintaannya
Rabu, 19/06/2019 - 17:21:23 WIB
Ketua KPU: Kesaksian Agus Maksum Soal DPT Invalid Sudah Terkonfirmasi
Rabu, 19/06/2019 - 17:10:37 WIB
Banjir Pekanbaru Tak Berkesudahan hingga Telan Korban Jiwa, Dewan Sebut Jadi PR Pemko
Rabu, 19/06/2019 - 15:23:21 WIB
Sidang Dugaan Suap di Kemenag, Menag dan Khofifah Dijadwalkan Bersaksi
Rabu, 19/06/2019 - 15:14:20 WIB
Bayar Tunggakan PBB 2018, Pemko Pekanbaru akan Hapus Denda
Rabu, 19/06/2019 - 14:26:14 WIB
Gubri Tancapkan Tiang Pertama Pembangunan Masjid Cheng Ho di Rohil
Selasa, 18/06/2019 - 20:18:50 WIB
Wow! Dokter Keluarkan 116 Batang Paku dari Dalam Perut Seorang Pria
Selasa, 18/06/2019 - 20:18:40 WIB
Dibuka 1 Juli, PPDB di Pekanbaru Dibagi Tiga Jalur
 
Dubes AS Nyatakan Pencaplokan Israel atas Tepi Barat Sah
Palestina Murka, Dubes AS Nyatakan Pencaplokan Israel atas Tepi Barat Sah

Senin, 10/06/2019 - 10:50:46 WIB

Bentrokan antara warga Palestina dan aparat Israel di Tepi Barat. Bentrokan antara warga Palestina dan aparat Israel di Tepi Barat.

Politikriau.com AKARTA - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Israel, David Friedman, menyatakan pencaplokan terhadap Tepi Barat sebenarnya sah. Hal itu memancing kecaman dari Otoritas Palestina.

Seperti dilansir AFP, Minggu (9/6), pernyataan Friedman tercantum dalam wawancara yang dimuat surat kabar New York Times pada Sabtu lalu.

"Dalam beberapa situasi, saya pikir Israel punya hak atas, tetapi tidak seluruhnya, atas Tepi Barat," kata Friedman dikutip dari CNNIndonesia.

Pernyataan itu dikecam oleh Otoritas Palestina, yang menyatakan kelompok ekstremis terlibat dalam menyusun kebijakan di Gedung Putih. Mereka juga menyatakan pernyataan Friedman memperlihatkan dia tidak matang dalam berpolitik.

Kementerian Luar Negeri Palestina menyatakan akan mengajukan protes kepada Mahkamah Internasional terkait pernyataan Friedman. Kecaman juga datang dari Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Saeb Erekat.

"Dia (Friedman) adalah duta besar ekstremis dan pemukim ilegal. Pandangan mereka terhadap pencaplokan wilayah pendudukan adalah kejahatan perang di bawah hukum internasional," kata Erekat.

Friedman dan menantu Presiden Donald Trump, Jared Kushner, adalah pendukung pemukiman ilegal Israel. Namun, Trump kini mempercayakan Kushner menjadi pimpinan juru runding perdamaian Israel-Palestina.

Israel mencaplok Tepi Barat dalam Perang Enam Hari pada 1967. Sejak itu mereka terus membangun pemukiman ilegal. Hal ini yang menjadi salah satu hambatan utama proses perundingan damai antara keduanya.

Saat ini ada sekitar 600 ribu orang tinggal di pemukiman ilegal di Tepi Barat, serta sebagian Yerusalem Timur yang juga dicaplok. Mereka tinggal berdampingan dengan sekitar tiga juta warga Palestina.

Bahkan Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, berjanji dalam kampanyenya akan memulai mengesahkan Tepi Barat menjadi wilayah mereka. (*)

Home
Redaksi & Disclaimer
jewelry lace wigs Copyright 2018