Home
 
 
 
Jalan Pelabuhan Buton Hancur Harus Jadi Perhatian

Minggu, 20/08/2017 - 15:33:37 WIB



PEKANBARU - Pemerintah pusat diminta memberikan perhatian terhadap sejumlah jalan nasional yang ada di Provinsi Riau. Salah satunya, ruas jalan menuju pelabuhan Buton di Kabupaten Siak yang kondisinya saat ini sangat mengkhawatirkan.

Ketua Komisi IV DPRD Riau, Hardiyanto mengatakan, salah satu kendala yang dihadapi pemerintah terkait persoalan jalan adalah adanya perubahan status. Hal ini juga terkait dengan pihak mana yang berwenang dalam mengerjakannya.

“Kendala kita dalam persoalan jalan ini ada perubahan status jalan yang dulunya jalan kabupaten menjadi jalan provinsi, namun SK belum ditandatangani Gubernur. Ada jalan dulunya jalan provinsi diambil pusat menjadi jalan nasional, SK Menteri sudah ada,” ungkap Hardiyanto, Minggu (20/8).

Dicontohkan, ruas jalan ke pelabuhan Buton. Jalan tersebut, katanya, merupakan jalan nasional yang kondisinya sangat mengkhawatirkan. Dengan kondisi seperti itu, sebutnya, perlu sinergitas yang baik antara pemerintah kabupaten/kota dengan pemerintah provinsi serta pemerintah pusat.

“Artinya, kita harus menggesa bergandeng tangan antara pemerintah kabupaten/kota-provinsi bagaimana pemerintah pusat ini konsisten dan punya prioritas bangun jalan-jalan nasional yang ada di provinsi Riau,” sebut Hardiyanto.

Pihaknya meminta kepada Pemerintah Pusat segera mencari solusi agar ruas jalan di Buton dapat segera ditangani mengingat jalan tersebut merupakan infrastruktur penting menuju Kawasan Industri Tanjung Buton dan ke Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Kita sedih melihat kondisi jalannya, sedih melihat masyarakat melewati jalan tersebut. Kita tidak bisa berbuat apa-apa. Kondisi jalan-jalan nasional seperti ini yang harus kita tekankan pemerintah pusat untuk segera ditangani. Apalagi urgen itu karena aksebilitas menuju KITB, dan ke Kabupaten (Kepulauan) Meranti,” pungkas Hardiyanto. (rul)

Home | Politik | Hukrim | Ekbis | Seksologi | Olahraga | Kesehatan | Selebritis | Sosial | Lingkungan | Serba-Serbi |
Handphone | Film | Kuliner | Otomotif | Liputan Malam | Kawula Muda | Index
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2012-2017
replica handbags replica watches uk