KEMENTERIAN BUMN akan merevitalisasi jalur kereta api dari Kota Padang menuju Kota Bukittinggi yang bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan perekenomian di Provinsi Sumbar.">
Home
 
 
 
Jalur Kereta Api Padang- Bukittinggi Akan Direvitalisasi

Minggu, 13/08/2017 - 13:15:33 WIB

PADANG - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan merevitalisasi jalur kereta api dari Kota Padang menuju Kota Bukittinggi yang bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan perekenomian di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

"Kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk merealisasikannya karena adanya jalur ini akan membuat potensi ekonomi melalui pariwisata akan lebih tergarap," kata Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo di Padang, Minggu (13/8/2017).

Ia menambahkan jalur kereta Kota Padang menuju Bukittinggi ini merupakan salah satu jalur bergerigi yang ada di Indonesia seperti jalur kereta di Ambarawa dan Wonosobo.

"Rel yang bergerigi ini dibuat karena jalur kereta melewati jalur yang menanjak dan terjal. Apabila rel biasa dipakai akan berbahaya bagi keselamatan penumpang," jelasnya.

Apalagi, lanjutnya pemandangan alam dari Padang hingga Bukittingi sangat bagus dan belum terekspos semua.

Ia berharap melalui revitalisasi rel ini akan menjadi solusi kemacetan yang kerap terjadi di jalur Padang menuju Kota Bukittinggi.

"Warga dari Kota Padang yang ingin berlibur ke Bukittinggi atau sebaliknya tentu tidak akan terkena macet lagi," lanjutnya.

Ia menyebutkan akan melakukan kajian dahulu dengan Kementerian Perhubungan, pemerintah provinsi maupun pemda kota dan kabupaten terkait hal ini.

"Banyak aspek yang harus dilihat apalagi jalur ini sudah lama tidak digunakan sehingga harus ada kajian yang lebih matang," terangnya.

Saat ini jalur kereta yang aktif hanya dari Kota Padang menuju Kayu Tanam yang diperuntukkan untuk wisata.

"Kita akan coba perbaiki jalur kereta dari Kayu Tanam menuju Bukittinggi sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Sumbar baik untuk pariwisata maupun transportasi umum," tambah dia. (nnc)

Home | Politik | Hukrim | Ekbis | Seksologi | Olahraga | Kesehatan | Selebritis | Sosial | Lingkungan | Serba-Serbi |
Handphone | Film | Kuliner | Otomotif | Liputan Malam | Kawula Muda | Index
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2012-2017