ACARA ini digelar Takmir Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, bekerja sama dengan Forum Indonesia Sewon (Fortais) Bantul pada Kamis (30/3/2017)."> ACARA ini digelar Takmir Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, bekerja sama dengan Forum Indonesi" />
Home
 
Ramaikan Jalan Malioboro, Rombongan Pasangan ini Dikira Nikah Massal

Jumat, 31/03/2017 - 07:08:09 WIB

YOGYAKARTA - Jalanan Malioboro diramaikan oleh rombongan pasangan yang mengenakan busana pengantin. Mereka berjalan sangat anggun, menampakkan senyuman manisnya pada pengguna jalan yang dibuat terkesima melihatnya.

Pengguna jalan banyak yang mengira bahwa mereka sudah nikah massal. Namun dugaan itu salah, ternyata rombongan pasangan itu sedang memeragakan busana pengantin Muslim dalam kegiatan "The Moslem Wedding Fashion Show on Malioboro Street".

Acara itu digelar Takmir Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, bekerja sama dengan Forum Indonesia Sewon (Fortais) Bantul pada Kamis (30/3/2017).

Peragaan busana pengantin Muslim itu diikuti sembilan pasangan model, mereka merupakan dosen dan karyawan UAD dengan suami atau istrinya. Hanya ada satu saja model yang belum menikah, yakni Hasan Asy’ari (26) dan Alimah (24), mereka berasal dari Demak.

Menurut Ketua Fortais RM Ryan Budi Nuryanto, kegiatan bertema "The Beauty of Love and Peace" (Keindahan Cinta dan Perdamaian) ini sekaligus dalam rangka launching "Nikah Bareng Berkah dan Songsong Ramadhan 1438 H" yang akan berlangsung di Gedung Islamic Center UAD pada 4 Juni 2017 mendatang.

"Dengan tema tersebut, diharapkan dengan menikah akan tercipta indahnya cinta dan kedamaian baik untuk pribadi maupun dunia," tutur Budi, Kamis (30/3/2017).

Acara "Nikah Bareng Ramadhan Berkah" mengangkat tema "Merajut Cinta untuk Keberkahan Indonesia". Pendaftaran acara ini tidak memungut biaya sepeser pun alias gratis, dengan kuota maksimal 30 pasang peserta.

"Tinggal niat saja yang diluruskan, untuk menunaikan sunnah Rasulullah," katanya.

Bahkan para calon pasangan manten tidak perlu memikirkan biaya pernikahan, konsumsi, dan mas kawin,

"Nantinya untuk biaya pernikahan dan konsumsi ditanggung UAD, untuk cincin dari Arto Moro, untuk rias pengantin dari Paguyuban Rias Pengantin Kinasih, dan gaun pengantin dari Sanggar De Te El milik Ketua Paguyuban Sanggar Kinasih Sri Karyani," jelas Budi.

Hingga saat ini, sudah ada sebanyak 10 pasangan yang mendaftarkan diri untuk menunaikan ibadah mulia itu. Diantaranya Hasan dan Alimah yang menjadi model di acara peragaan busana Muslim Malioboro pagi tadi.

Hasan Asyari, mengatakan ia dan calon istrinya tertarik untuk menikah bareng di bulan Ramadhan karena penuh berkah.

"Selain itu unik dan lain daripada yang lain," pungkasnya. [repco]

Home
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2012-2017
replica handbags replica watches uk