PENANGKAPAN pedangdut Ridho Rhoma oleh satuan Unit Narkoba Polres Jakarta Barat akhir minggu lalu memang cukup menyita perhatian masyarakat.">
Home
 
 
 
Keluarga Ridho Rhoma Ajukan Rehabilitasi, Ini Kata Kepala BNN

Selasa, 28/03/2017 - 09:54:11 WIB

JAKARTA - Penangkapan pedangdut Ridho Rhoma oleh satuan Unit Narkoba Polres Jakarta Barat akhir minggu lalu memang cukup menyita perhatian masyarakat. Lantaran Ridho dikenal sebagai putra Raja Dangdut Rhoma Irama, dan dalam pengakuannya dirinya menggunakan narkoba lebih dari 2 tahun lamanya.

Terkait hal itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Budi Waseso mengaku akan mempelajari dulu permohonan rehabilitasi yang diajukan keluarga Ridho Rhoma. Hal itu diungkapkannya saat menggelar jumpa pers di Kantor BNN di kawasan Cawang, Jakarta Timur.

"Kita sudah terima permohonan rehabilitasi yang diajukan keluarga kepada pihak Polres Metro Jakarta barat. Namun untuk kepastian bisa atau tidaknya RR direhabilitasi kita harus mendalaminya dulu. Tapi bagaimanapun harus kita rehabilitasi, Ridho Rhoma mengaku sudah 2 tahun konsumsi berarti sudah cukup besar dan lama. Tentunya punya cara rehabilitasi yang berbeda, memerlukan sistem yang berbeda karena beliau bukan pemula. Jadi ada detox dan lain-lain," ungkap Budi.

Ditambahkan mantan Kabareskrim Polri itu, hingga saat ini Ridho masih terus diperiksa oleh pihak kepolisian untuk menyelidiki dari mana Ridho selama ini mendapatkan barang haram tersebut.

"Ridho sedang kita dalami ya, sementara sudah ada pengajuan dari keluarga dari dari Polres Barat ya kita lihat aja perkembangannya. Sedang malakukan pemeriksaan dan asismen hari ini, dan kami juga menghargai penyidik untuk mengembangkan ini, saya yakin penyidik tidak akan main-main dan punya tekad bagaimana ini tidak menyebar pada yang lain," tambahnya.

Dituturkan Budi, bahwa saat ini Ridho sedang menjalani pemeriksaan darah dan rambut untuk mengetahui sejak kapan dan cara yang tepat untuk menanggulangi ketergantungan narkoba Ridho.

"Sejauh ini RR kita sedang lakukan pemeriksaan laboratorium secara lengkap dari mulai dari mulai urine, darah dan rambut, dan setelah hasilnya nanti kita akan sampaikan pihak Polres Jakarta barat dan baru nanti akan diketahui bisa atau tidaknya yang bersangkutan direhabilitasi," tutupnya. [bsc]



0 Komentar :

Komentar Anda
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Home | Politik | Hukrim | Ekbis | Seksologi | Olahraga | Kesehatan | Selebritis | Sosial | Lingkungan | Serba-Serbi |
Handphone | Film | Kuliner | Otomotif | Liputan Malam | Kawula Muda | Index
Redaksi & Disclaimer
Copyright 2012-2016